Gubernur Serahkan Penghargaan Lingkungan Tingkat Provinsi

Rabu (30/10), Gubernur Sumbar serahkan penghargaan lingkungan tingkat provinsi terhadap 50 sekolah peraih penghargaan Adiwiyata, 3 orang peraih Kalpataru dan 4 jorong/nagari kampung iklim bertempat di Auditorium Gubernur Sumatera Barat Peraih penghargaan ini diberikan tiap tahun dalam rangka menyemangati pejuang-pejuang lingkungan ini agar lebih berkiprah sebagai "Agent of Change".

 

Terdapat 20 sekolah setingkat SD/MIN, 16 SMP/MTSn dan 14 SMA/SMK/MAN. Untuk penghargaan kapataru di terima oleh :

1. Heri Nizwar dari Jorong Padang Japang, Nagari VII Koto, Kec. Guguak, Kab. Lima Puluh Kota dalam Kategori Perintis Lingkungan

2. Yaparuddin dari Nagari Sakato, Kec. Ranah IV Hulu Tapan, Kab. Pesisir Selatan dalam Kategori Penyelamat Lingkungan

3. Abu Nawar dari Desa Padang Laweh, Kec. Koto VII, Kab. Sijunjung dalam Kategori Penyelamat Lingkungan

4. Anwar dari Jorong Sintuk Nagari Ujung Gading, Kec. Lembah Melintang, Kab. Pasaman Barat dalam Kategori Penyelamat Lingkungan

 

Untuk penerima kampung iklim, diterima oleh :

1. RW 02 kelurahan Kototuo Limo Kampuang Kec. Payakumbuh Selatan Kota Payakumbuh karena upayanya dalam pengendalian kekeringan dan banjir, peningkatan ketahanan pangan dan pengelolaan sampah

2. Kelurahan Ekor Lubuk Kec. Padang Panjang Timur Kota Padang Panjang karena upayanya dalam pengendalian kekeringan dan peningkatan ketahanan pangan serta pengelolaan sampah

3. Jorong Koto Baru Nagari Tanjung Bonai Aur Kec. Sumpur Kudus Kab. Sijunjung karena upayanya dalam peningkatan ketahanan pangan, penanganan lahan pertanian rendah emisi GRK dan mempertahankan tutupan vegetasi.

 

Gubernur mengharapkan kalau saat ini menerima penghargaan tingkat provinsi, mudah-mudahan tahun depan bisa mendapatkan tingkat nasional. Gubernur juga mengingatkan agar hendaknya pergantian pimpinan sekolah, pergantian pimpinan instansi pembina misanya kepala dinas pendidikan, kepala kamenag, kepala dinas LH bahkan pimpinan daerah hendaknya tidak menjadi kendala dalam pengembangan sekolah adiwiyata "Sebenarnya bukan penghargaan yang dikejar, itu merupakan kaji menurun, tapi diharapkan kecintaan terhadap lingkungan benar dapat menjadi budaya di tengah masyarakat" demikian kata Gebernur Sumbar.

 

Gubernur juga memuji peraih kalparu dan kampung iklim bahwa mereka mendapat penghargaan tentulah karena cinta lingkungan seperti cinta kebersihan, sudah menjadi jiwa dan" pakaian" bagi peraih penghargaan lingkungan ini

Share Berita :